Rabu, 29 Juni 2016

INJIL BARNABAS

Subhân'Allâh! Inilah *Injil Asli* yang Menggemparkan Dunia. 12 Tahun dirahasiakan. Menjelaskan Nabi Isa AS tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad SAW. Mengguncang Vatikan dan Kristen di Seluruh Dunia!!!

_Bismillâhir-Rahmânir- -Rahim_. Belum lama ini, Pemerintah Turki mengumumkan tentang penemuan Kitab Injil Asli, *BARNABAS*, salah seorang diantara murid2 pertama Yesus (Isa al-Masih).
Hal ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, terutama fihak Vatikan sendiri. Sebagaimana diberitakan oleh _Daily Mail_, _Basijpress_ dan _National Turk_, bahwa *Injil Barnabas* asli tersebut ditemukan pada tahun 2000 lalu di Turki, namun ditutupi-tutupi oleh Pemerintah Turki selama lebih dari 12 tahun dan baru sekarang dibeberkan ke publik. Lembaran-lembaran kulit hewan itu ditulis dengan huruf Syriac dengan dialek bahasa Aramia, bahasa yang sama dan lazim digunakan pada masa Yesus, Isa al-Masih.
Pemerintah Turki menyakini bahwa kitab kulit hewan tersebut adalah *Injil Barnabas Asli*. Hal yang menarik dari Kitab Injil Barnabas Asli asal Turki tersebut menyatakan bahwa *YESUS TIDAK PERNAH DISALIB*, dan terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar serta  pengakuan tentang kehadiran Nabi akhir zaman, yaitu Muhammmad SAW.
Pengakuan itu terdapat pada bab 41 Injil Barnabas yang ditemukan di Turki tersebut. Berikut ini terjemahannya: _”Allah telah menyembunyikan diri-Nya sebagai Malaikat Agung Michael berlari mereka (Adam dan Hawa) dari surga, (dan) ketika Adam berbalik, ia melihat bahwa di atas pintu gerbang ke surga tertulis “La Ela ELA Allah, Muhammad Rasul Allah”_. Kitab yang masih menjadi perdebatan tersebut disebutkan kini disimpan di _Justice Palace_, Ankara, Turki, dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap dan keamanan maksimum.
Pihak Iran, lewat _Basij Press_, menyatakan bahwa apa yang tertulis di kitab Barnabas asli tersebut adalah bukti tentang kebenaran Islam, yang walau begitu ditanggapi dengan sinis oleh pelbagai pihak.
Bahkan pihak Kristen, lewat berbagai jamaatnya, menyatakan bahwa Kitab Injil Barnabas tersebut diragukan keasliannya.
Namun begitu pihak Vatikan lebih arif dengan menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke Pemerintah Turki untuk membaca dan menganalisa keaslian kitab kontroversial itu.
Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh dunia.Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Muslim.
_Wallâhu a’lam bish-shawâb_.
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
_Wabillâhi at-Taufîqu wa'l-Hidayah_!
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/06/05/m530xu-turki-terjemahkan-injil-berusia-1500-tahun

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci.

HUMOR PUASA

KISAH INSPIRATIF TENTANG ZAKAT

Seorang suami surprised saat menemukan banyak tas belanjaan dengan berbagai barang bermerk di rumah.

Maka terjadilah percakapan berikut ini:

Suami: "Dari mana kamu dapat belanjaan sebanyak ini?"
Istri: "Dari Plaza Senayan, Pah."
Suami: "Duit dari mana?"
Istri: "Kan Papah yang kasih ke aku kemarin. Papah bilang katanya: nih titip buat zakat mall. Ya udah aku kasih ke mall, eh malah dapat bonus belajaan segini banyak. Zakat mall benar-benar membawa berkah, ya Pah?"
Suami: "Zakat maal, Mah....bukan zakat mall..."

"Apabila seorang istri menyiapkan makan sahur dan berbuka dengan ikhlas untuk suaminya selama bulan puasa hingga terbit THR, maka  pintu-pintu Mall akan terbuka dan dia bebas masuk dari pintu mana saja yang dia mau."

(Riwayat ibu-ibu)

"Namun apabila seorang istri sudah menyiapkan makan sahur dan berbuka dengan ikhlas untuk suaminya tapi THR tak pernah terbit, maka tertutuplah semua pintu kamar utk suaminya..."

(Riwayat bapak-bapak)

Selasa, 28 Juni 2016

RENUNGAN SEBELUM AJAL

BANGUN YA AKHI, YA UKHTI...... RAMADHAN AKAN PERGI.

1. Allahu musta'an. Ramadhan masih disini. Di detik-detik akhirnya. Qum ya akhi. Qum ya akhi. Qum. Bangun... Bangun... Bangun... Tamu itu mau pergi. Tamu itu siap meninggalkan kita.

2. Ini masa emas. Kesempatan terakhir, kesempatan paling tersisa utk memayahkan diri demi mengejar kemuliaan Ramadhan. Ia mau pergi..

3. Mari lelahkan diri. Berpayah-payahlah.  Naikkan keseriusan. Teladani Nabi, Sahabat, Tabi'in yg jauh lbh shalih dr kita demi mengejar Ramadhan yg tak panjang ini.

4. Mari Bermujahadah seperti Umar radhiallahu'anhu yang sepulang shalat Isya, beliau kembali mengerjakan shalat sepanjang malam, sampai terdengar adzan Shubuh.

5. Juga Utsman radhiallahu'anhu, setelah panjang berpuasa di siang hari, beliau menghabiskan malamnya dengan shalat. Beliau hanya tidur sedikit, yaitu sebagian malam pertama. Lalu bangun dgn shalat yg setiap rakaatnya beliau menghatamkan seluruh Al-Qur'an.

6. Di satu kitab syarah, diriwayat Abu Thalib Al-Makki yang mutawatir menyebutkan tentang empat puluh tabi'in yang biasa melakukan shalat subuh dengan wudhu shalat Isya.

7. Syaddad rahimahullah, salah seorang sahabat, ia biasa berbaring namun tidak tidur sepanjang malam sambil miring ke kanan dan ke kiri sampai waktu fajar kemudian berkata, "Ya Allah, ketakutan terhadap neraka jahanam telah mengusir kantukku."

8. Aswad bin Yazid, setelah tidur sebentar antara Maghrib dan Isya. Beliau biasa beribadah sepanjang malam dalam bulan Ramadhan hingga Shubuh.

9. Diceritakan bahwa Said bin Musayyab rahimahullah selama 50 tahun selalu melakukan shalat Isya dan shalat Fajar dengan wudhu yang sama

10. Shilah bin Ashyim, biasa menghabiskan seluruh malamnya untuk beribadah kepada Allah hingga waktu Shubuh. Lalu setelah matahari terbit, ia berdoa, "Ya Allah, (hamba seperti merasa) tidak pantas meminta surga kepada-Mu, tetapi hamba hanya memohon kepada-Mu agar Engkau menyelamatkan hamba dari Jahannam."

11. Qatadah biasa membaca seluruh Al-Qur'an setiap tiga malam dalam bulan Ramadhan, tetapi sepuluh malam terakhir dia mengkhatamkan seluruh Al-Qur'an setiap malam.

12. Imam Abu Hanifah terkenal karena selama 40 tahun melakukan shalat Isya dan shalat Fajar dengan wudhu yang sama. Apabila para sahabatnya bertanya bagaimana ia memperoleh kekuatan untuk mengerjakannya, beliau menjawab, "Ini karena doa khusus aku mohon kepada Allah melalui Asma Allah yang agung." Beliau hanya tidur sebentar di siang hari demi ikuti sunnah.

13. Imam Abu Hanifah juga sering menangis sedemikian rupa ketika membaca Al-Qur'an sehingga tetangga-tetangganya merasa kasihan kepadanya.

14. Ibrahim bin Adham bahkan diriwayatkan tidak tidur sama sekali pada bulan Ramadhan baik siang atau malam.

15. Seberapa lelah kau khatamkan Al Quran? Imam Syafi'i biasa mengkhatamkan Al-Qur'an 60 kali dalam satu Ramadhan.

16. Sa’id bin Musayyib tidak pernah terlewat dari takbiratul ihram imam selama lima puluh tahun. Burd Mawla berkata, “Tidaklah dikumandangkan adzan selama empat puluh tahun melainkan Sa’id bin Musayib telah berada di dalam masjid.”

17. Dan banyak lagi cerita keseriusan orang-orang sholih yg mengejar keridhoan Allah, meski lelah dan payah rontokan jasad mereka.

18. Bangun ya akhi. Ramadhan akan pergi. Ramadhan akan berakhir, besok tak lama lagi.

-----------------------------------

Abu Hurairah menangis menjelang akhir hayatnya, lalu berkata..
"Duhai perjalanan yang akan teramat panjang. Duhai bekal yg teramat sedikit."
......
Ya Allah tolong kami ....

Minggu, 19 Juni 2016

CATATAN.SUBUH2

QUOTE OF IFTHAR:

Dalam hadits Ali Radliyallahu ‘anhu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا فَقَامَ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلَامَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَام

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat kamar-kamar yang luarnya terlihat dari dalamnya, dan dalamnya terlihat dari luarnya.” Seorang arab badui berdiri dan berkata, “Untuk siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda, “Untuk orang yang membaguskan perkatannya, memberi makan, senantiasa berpuasa, dan shalat malam karena Allah sementara manusia sedang terlelap tidur” (HR At Tirmidzi).

والله أعلم بالصواب

Selamat berbuka puasa. Semoga ibadah puasa dan amalan kita hari ini diterima Allah Subhanahu wata'ala

اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ
آمــــــــين يَا مُجِيبَ ا لسَّائِلِينْ

QUOTES OF LAILATUL QADR:

Allah Ta’ala berfirman:

سلام هي حتى مطلع الفجر

“Dia adalah keselamatan sampai terbitnya fajar.” (QS. Al-Qadr: 5)

Dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْبَوَاقِي مَنْ قَامَهُنَّ ابْتِغَاءَ حِسْبَتِهِنَّ فَإِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَغْفِرُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ وَهِيَ لَيْلَةُ وِتْرٍ تِسْعٍ أَوْ سَبْعٍ أَوْ خَامِسَةٍ أَوْ ثَالِثَةٍ أَوْ آخِرِ لَيْلَةٍ. إِنَّ أَمَارَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَنَّهَا صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيهَا قَمَرًا سَاطِعًا سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ لَا بَرْدَ فِيهَا وَلَا حَرَّ وَلَا يَحِلُّ لِكَوْكَبٍ أَنْ يُرْمَى بِهِ فِيهَا حَتَّى تُصْبِحَ وَإِنَّ أَمَارَتَهَا أَنَّ الشَّمْسَ صَبِيحَتَهَا تَخْرُجُ مُسْتَوِيَةً لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ مِثْلَ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ وَلَا يَحِلُّ لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا يَوْمَئِذٍ

“Lailatul qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir, barangsiapa bangun di malam-malam itu dengan dorongan mencari pahalanya, Allah Tabaaroka wa Ta’ala mengampuni dosanya yang terdahulu dan yang berikutnya, ia terjadi pada malam ganjil; kesembilan, ketujuh, kelima, ketiga atau malam terakhir. Tanda-tanda lailatul qadar adalah malamnya yang terang seperti ada rembulan terbit, tenang, sunyi, tidak dingin, tidak panas, dan tidak dihalalkan bagi bintang-binatang untuk dilemparkan di malam itu hingga pagi. Dan di antara tanda-tandanya adalah di pagi harinya matahari terbit merata, pancaran cahayanya tidak menyilaukan, cahanya seperti bulan, dan tidak halal bagi setan untuk keluar di saat itu.” (HR. Ahmad no. 21702)

Allah Ta’ala berfirman:

فيها يفرق كل أمر حكيم

“Pada malam itu dipecah setiap urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad-Dukhan: 4)

Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata: Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui malam apakah lailatul qadr, maka apakah yang aku ucapkan padanya?” Beliau menjawab:

قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Berdoalah dengan: ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN KARIIMUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampunan dan Maha Pemurah, Engkau senang memberikan ampunan, maka ampunilah aku).” (HR. At-Tirmizi no. 3435 dan dia berkata, “Ini adalah hadits hasan shahih.”)

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang shalat pada lailatul qadar karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dari-Nya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya. Dan barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya”. (HR. Al-Bukhari no. 1768 dan Muslim no. 1268)

والله أعلم بالصواب

QUOTES OF SHUBUH:

Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَقْتُ صَلاَةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوْعِ الْفَجْرِ مَالَمْ تَطْلُعِ الشَّمْسُ.

“Waktu shalat Shubuh dari terbitnya fajar hingga sebelum matahari terbit.” [Hasan: [Irwaa’ul Ghaliil (I/268)], Shahiih Muslim (I/427 no. 612 (173)), ini adalah lafazh darinya, Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud) (II/67 no. 392), Sunan an-Nasa-i (I/260)]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَدْرَكَ مِنَ الصُّبْحِ رَكْعَةً قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ الصُّبْحَ، وَمَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنَ الْعَصْرِ قَبْلَ أَنْ تَغْرِبَ الشَّمْسُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْعَصْرَ.

“Barangsiapa mendapati satu raka’at shalat Shubuh sebelum matahari terbit, maka dia telah mendapati shalat Shubuh. Dan barangsiapa mendapati satu raka’at shalat ‘Ashar sebelum matahari terbenam, maka dia telah mendapati shalat ‘Ashar.” [Muttafaq ‘alaihi: [Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari) (I/56 no. 579)], Shahiih Muslim (I/424 no. 608), Sunan an-Nasa-i (I/273), dengan lafazh serupa]

Dari Anas Radhiyiallahu anhu, dia mengatakan bahwa Nabi Allah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ نَسِىَ صَلاَةً أَوْ نَامَ عَنْهَا فَكَفَّارَتُهَا أَنْ يُصَلِّيَهَا إِذَا ذَكَرَهَا.

“Barangsiapa lupa terhadap suatu shalat atau tertidur darinya, maka kaffarat (tebusan)nya adalah melakukan shalat itu jika ia telah mengingatnya.” [hahih: [Mukhtashar Shahiih Muslim (no. 229)], Shahiih Muslim (I/477 no. 684 (no. 315))]

والله أعلم بالصواب

QUOTES OF SHUBUH:

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumrah secara sempurna.” [HR. Thabrani. Syaikh Al Albani dalam Shahih Targhib (469) mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya)]

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.” [HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan]

An Nawawi dalam Shahih Muslim membawakan bab dengan judul ‘Keutamaan tidak beranjak dari tempat shalat setelah shalat shubuh dan keutamaan masjid’. Dalam bab tersebut terdapat suatu riwayat dari seorang tabi’in –Simak bin Harb-. Beliau rahimahullah mengatakan bahwa dia bertanya kepada Jabir bin Samurah,

أَكُنْتَ تُجَالِسُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-

“Apakah engkau sering menemani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk?”

Jabir menjawab,

نَعَمْ كَثِيرًا كَانَ لاَ يَقُومُ مِنْ مُصَلاَّهُ الَّذِى يُصَلِّى فِيهِ الصُّبْحَ أَوِ الْغَدَاةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ قَامَ وَكَانُوا يَتَحَدَّثُونَ فَيَأْخُذُونَ فِى أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ فَيَضْحَكُونَ وَيَتَبَسَّمُ.

“Iya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya tidak beranjak dari tempat duduknya setelah shalat shubuh hingga terbit matahari. Apabila matahari terbit, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri (meninggalkan tempat shalat). Dulu para sahabat biasa berbincang-bincang (guyon) mengenai perkara jahiliyah, lalu mereka tertawa. Sedangkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya tersenyum saja.” [HR. Muslim 670]

والله أعلم بالصواب

DAGING ATAU YANG LAIN

REFLEKTIF #11

"JOKOWI DAN ILUSI DAGING SAPI"

@Mas Khudori.. Sebuah ulasan yang mencerahkan dan sepenuhnya saya sependapat perihal substansi tulisannya, untuk SOLUSI JANGKA PANJANG.. namun 11 catatan lepas berikut saya sampaikan semata untuk pengayaan perspektif atas tulisan dimaksud, sbb:

1. Tidaklah mudah dalam JANGKA PENDEK mengubah pola konsumsi daging sapi di masyarakat kita yang telah "DIDIKTE" selama puluhan tahun oleh orang tua, lingkungan sosial (rumah makan, acara kawinan, bukber, perhelatan adat dll) dan tradisi turun temurun, bahkan sejak semasa kita masih dalam kandungan bunda..

2. Kesulitan itu paling tidak berpangkal dari 3 sebab, yakni: 1. Pola dan menu makan sebagai sebuah kultur dan cita rasa kuliner (rendang, empal gentong, steak dll) dengan 'ingredients' daging sapi yang dipersepsi (secara salah) sebagai SUMBER UTAMA PROTEIN HEWANI TERBAIK; 2. Relatif sangat rendahnya kesadaran publik perihal pentingnya mengkonsumsi makanan RENDAH KALORI DAN TINGGI NUTRISI (di kebanyakan masyarakat kita, pola ini berlaku terbalik); 3. Dari sudut pandang NUTRIGENOMICS (cabang keilmuan yang memadukan antara nutrisi dan DNA), dapat saya tambahkan alasan ke-3 yakni, ketidakpahaman masyarakat akan bahaya "daging merah" bila dikonsumsi berlebih dan relasinya dengan sejumlah "DEGENERATIVE DESEASES" semisal penyumbatan pembuluh darah koroner dan pembuluh darah otak, tekanan darah tinggi, penumpukan plaque di arteri, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, diabetes (tipe-II), inflamasi kronis, overweight dan obesitas..

2. Pasar OLIGOPOLI dan praktek KARTEL dalam sejumlah komoditas pertanian sejak lama merupakan masalah kronis --untuk tidak disebut-- akut di republik ini.. terakhir kasus PERDAGANGAN KUOTA IMPORT DAGING SAPI - PKS ("kasus petinggi parpol memperdagangkan pengaruh dan ijin kuota impor daging sapi"; presiden PKS-LHI dan Mr. F) belumlah sangat sempurna pupus dari memori kolektif kita semasa Mentan dipimpin oleh (kebetulan, rekan sekelas saat menempuh kuliah di IPB saat itu) Menteri SUSWONO, dari PKS..

3. Terlalu banyaknya kelompok "free rider" di republik ini yang melahirkan para pemburu rente (rent seeker) berkelas 'trader' yang berperan tidak lebih sebagai predator.., sesama anak bangsa tanpa 'business ethic' sedikitpun.. tak mengherankan sejak republik ini merdeka, nilai tukar ("terms of trade") komoditas pertanian sangatlah rendah adanya dan tak pernah membaik secara signifikan.. walau "POLITIK BERAS" semasa rezim ORBA dan pemberlakuan "engineered serta administered price" vis a vis peran BULOG, sampai pada level tertentu juga memiliki kontribusi..

4. Bukan hanya harga daging sapi di Indonesia yang seringkali  TERTINGGI DI DUNIA.. pun sejumlah komoditas pertanian lainnya semisal kedelei, bawang merah, dan bahkan tepung terigu pernah memasuki era MONOPOLI oleh pemain tunggal BOGASARI semasa rezim Soeharto berkuasa..

5. Ketiadaan bursa komoditas (Jakarta Futures Exchange) yang likuid dan memiliki kedalaman pasar memadai (market deepening) tentu takkan mampu melahirkan 'harga pasar' yang bersifat "informationally eficient" sebagai prasyarat bagi lahirnya  PASAR PERSAINGAN SEMPURNA, dimana kita dapat berharap harga pasar daging sapi terbentuk semata dan terutama karena kekuatan supply & demand.. dan pelaku pasar hanyalah berperan sebagai "PRICE TAKER" dan bukannya bertindak sebagai "PRICE SETTER".. kehadiran bursa komoditas yang sehat akan melahirkan TRANSPARANSI HARGA dan justru inilah yang tidak dikehendaki oleh para pemburu rente (baca: trader, importir pemasok, sejumlah asosiasi, mafioso daging dll)..

6. Relatif mandulnya peran DEPTAN dan DEPERDAG berhadapan dengan para MAFIOSO DAGING SAPI.. adalah juga satu 'determinant factor' penting.. apatah lagi, perihal koordinasi yang sehat diantara kedua departemen tersebut dalam penetapan ijin kuota import daging sapi.. diakui atau tidak, derajat 'koordinasi' diantara departemen dan lembaga pemerintah dan negara di republik ini masihlah tergolong "LUXURY GOODS".. sebagaimana dikatakan Milton Friedman, an American Economist, --pemenang hadiah Nobel dibidang ekonomi tahun 1976-- (July 31, 1912 - November 16, 2006), "There's no such things as a free lunch".. sebuah izin dan besaran kuota import tentusaja tak terbebas dari formula acuan yang berbanding lurus dengan 'BESARNYA BIAYA MAKAN SIANG, YANG TENTU TIDAK GRATIS'..

7. Seyogianya NEGARA dalam mengakselerasi terwujudnya sila kelima Pancasila, membebaskan kementrian vital dari pengaruh dan kepentingan sempit parpol, politisi dan politikus.. Zaken Kabinet sebagaimana dijanjikan presiden JKW & JK saat mengusung Nawacita sebelum terpilih memimpin negri ini sesungguhnya menjanjikan CHANGE yang MEANINGFUL bagi kelahiran INDONESIA BARU.. namun apa lacur, sepinggan bubur ayam tak mungkin diubah kembali menjadi semangkok beras..

8. Melambungnya harga daging sapi akhir2 ini telah mendistorsi "mekanisme pasar" yang sehat dan tentusaja akan menghambat keinginan Bank Indonesia untuk menekan serendah-rendahnya tingkat 'core inflation' sebagai prasyarat mutlak untuk 'memenuhi keinginan pemerintah' dalam menekan tingkat suku bunga kredit efektif kearah single digit (dibawah 10%).. dan ironinya, kejadian ini adalah 'pola berulang sejak lama'.. bangsa ini, jangan-jangan bukanlah sang pembelajar yang baik!

9. Singkatnya, dalam kasus tingginya harga daging sapi dewasa ini, telah nyata2 terjadi apa yang dikenal dalam konsep KEYNSIAN sebagai KEGAGALAN PASAR (market flaws) dan dalam kondisi demikian adalah hal yang sepenuhnya dapat dibenarkan bila pemerintah c.q. kelembagaan Presiden memberikan himbauan moral (moral suasion) kepada semua pihak untuk segera menurunkan harga daging sapi ke level harga tertentu yang lebih reasonable..

10. Seyogianya, setiap NEGATIVE EXTERNALITIES baik pada level kebijakan, transmisi kebijakan, rantai pasok, implementasi dan eksekusi kebijakan terutama yang berkaitan dengan "hajat hidup orang banyak" dan singgungannya dengan para pelaku pasar (trader, importir pemasok, asosiasi, mafioso daging dll) mendapatkan "penginderaan" sewajarnya dan harus "dikawal" dengan baik oleh seluruh elemen bangsa.. dalam hal ini, tidak menutup kemungkinan HMI (atau bahkan KAHMI) dapat memainkan perannya secara cerdas!.. dengan demikian, akan sangat terasa peran dan kehadiran HMI selaku kumpulan insan akademis yang jelas pemihakannya dan sekaligus mampu meng-exercise kekuatannya selaku "PRESSURE GROUP", setidaknya di wilayah pertarungan "moral force".. Wallahu A'lam Bishawab!

11. Sebagai pemerhati dan praktisi NUTRIGENOMICS, pilihan bahan makanan semisal: daging ayam (tanpa kulit dan berutu), turkey, putih telur, tempeh, tofu, jamur, gandum, quinoa, kacang2an dan biji2an (lentil, almond, edamame, kedele dan susu kedele, red & black bean, kacang polong, kidney & pinto bean, biji bunga matahari, kecambah kacang hijau), ikan terutama salmon, mackerel dan tuna yang kaya akan nutrisi OMEGA-3 serta sayuran (brokoli, kembang kol, buncis, jagung, bayam, asparagus) dan buah2an (avocado, labu) adalah sumber protein hewani dan nabati yang lebih baik dibanding daging merah (sapi, kambing, domba, kuda dll) dan sejumlah produk turunannya (susu, keju, sausage dll).. terkadang ada persepsi salah juga di masyarakat kita bahwa misalnya harga ikan salmon dan mackerel sangatlah mahal! Dan tak terjangkau --even oleh daya beli kita--.. namun bila disikapi secara cerdas, sebenarnya tidaklah sepenuhnya benar..

Semoga ulasan yang saya sampaikan terutama di paragraph terakhir tidak sedikitpun mengurangi selera makan Anda.. maaf, maaf.. Bon App'etite!.. Salam.

Sofyan Rambey, pemerhati Nutrigenomics
Jakarta, June 19, 2016

CATATAN SUBUH1

QUOTES OF SHUBUH:

Dari Aisyah radhiallahu anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

“Dua rakaat (sebelum shalat) fajar (subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)

Dari Aisyah radhiallahu anha dia berkata:

لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ

”Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah sangat tekun mengerjakan suatu shalat sunnah sebagaimana tekunnya beliau mengerjakan shalat dua raka’at fajar”. (HR. Al-Bukhari no. 1169)

Hafshah Umul Mukminin radhiallahu anha dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنْ الْأَذَانِ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلَاةُ

“Jika muazzin selesai dari adzan shalat shubuh (kedua) dan subuhpun telah nampak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat dua rakaat yang ringan sebelum shalat ditegakkan.” (HR. Muslim no. 723)

Dari Qais bin Amr radhiallahu anhu dia berkata;

رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ رَجُلًا يُصَلِّي بَعْدَ صَلَاةِ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: صَلَاةُ الصُّبْحِ رَكْعَتَانِ. فَقَالَ الرَّجُلُ: إِنِّي لَمْ أَكُنْ صَلَّيْتُ الرَّكْعَتَيْنِ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا فَصَلَّيْتُهُمَا الْآنَ. فَسَكَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

“Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melihat seorang laki-laki yang mengerjakan shalat dua rakaat lagi setelah shalat subuh. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Shalat subuh itu hanya dua raka’at.” Laki-laki itu menjawab, “Sesungguhnya aku belum mengerjakan shalat (sunnah) dua raka’at yang diseharusnya dikerjakan sebelumnya, karena itu aku mengerjakannya sekarang ini.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diam.” (HR. Abu Daud no. 1267 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Al-Misykah: 1/329)
Dan diamnya Nabi shallallahu alaihi wasallam menunjukkan persetujuan beliau terhadapnya.

والله أعلم بالصواب

[25/06 18:05] Pim3.husein saimima: QUOTES OF LAILATUL QADR
Malam ke-21

Lailatul Qadar adalah malam ke-21

Imam Asy-Syafi’I cenderung memegangi pendapat ini, bahkan sekelompok ulama madzhab Syafi’I memastikan lailatul qadar terjadi pada malam kedua puluh satu. (Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, 4/310) Dalil yang menguatkannya adalah hadits berikut ini.

(( عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَكَفَ الْعَشْرَ الأَوَّلَ مِنْ رَمَضَانَ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ فِي قُبَّةٍ تُرْكِيَّةٍ عَلَى سُدَّتِهَا حَصِيرٌ ، قَالَ : فَأَخَذَ الْحَصِيرَ بِيَدِهِ فَنَحَّاهَا فِي نَاحِيَةِ الْقُبَّةِ ثُمَّ أَطْلَعَ رَأْسَهُ فَكَلَّمَ النَّاسَ فَدَنَوْا مِنْهُ فَقَالَ : إِنِّي اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوَّلَ أَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ ، ثُمَّ اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ ، ثُمَّ أُتِيتُ فَقِيلَ لِي إِنَّهَا فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ ، فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَهُ ، قَالَ : وَإِنِّي أُريْتُهَا لَيْلَةَ وِتْرٍ وَإِنِّي أَسْجُدُ صَبِيحَتَهَا فِي طِينٍ وَمَاءٍ ، فَأَصْبَحَ مِنْ لَيْلَةِ إِحْدَى وَعِشْرِينَ وَقَدْ قَامَ إِلَى الصُّبْحِ فَمَطَرَتْ السَّمَاءُ ، فَوَكَفَ الْمَسْجِدُ ، فَأَبْصَرْتُ الطِّينَ وَالْمَاءَ ، فَخَرَجَ حِينَ فَرَغَ مِنْ صَلاةِ الصُّبْحِ وَجَبِينُهُ وَرَوْثَةُ أَنْفِهِ فِيهِمَا الطِّينُ وَالْمَاءُ ، وَإِذَا هِيَ لَيْلَةُ إِحْـدَى وَعِشْرِينَ مِنْ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ ))

Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA berkata: “Rasulullah SAW melakukan I’tikaf pada sepuluh  hari pertama bulan Ramadhan. Beliau SAW kemudian melakukan I’tikaf pada sepuluh hari pertengahan (kedua) bulan Ramadhan, dalam sebuah tenda Turki dengan beralaskan selembar tikar. Beliau lalu menarik tikar tersebut dan menyingkirkannya ke pinggir tenda. Beliau mengeluarkan kepalanya dari dalam tenda dan berbicara kepada orang-orang, maka mereka mendekat kepada beliau.

Beliau lalu bersabda, “Sesungguhnya aku pernah beri’tikaf pada sepuluh hari pertama dalam bulan Ramadhan untuk mencari lailatul qadar ini. Aku kemudian melakukan I’tikaf pada sepuluh hari pertengahan (kedua) dalam bulan Ramadhan. Aku lalu didatangi (malaikat dalam mimpiku) dan dikatakan kepadaku sesungguhnya lailatul qadar itu terjadi pada sepuluh hari yang terakhir dari bulan Ramadhan.Barangsiapa di antara kalian hendak melakukan I’tikaf, maka hendaklah ia beri’tikaf.” Maka para shahabat beri’tikaf bersama beliau.

Beliau SAW bersabda, “Sesungguhnya ditunjukkan kepadaku (dalam mimpiku) bahwa lailatul qadar terjadi pada malam yang ganjil dan keesokan paginya aku sujud di atas lumpur dan air.” Pagi itu beliau berada pada malam kedua puluh satu Ramadhan. Beliau berdiri melakukan shalat Subuh, tiba-tiba langit menurunkan hujan, sehingga masjid terkena curahan hujan. Aku bias melihat lumpur dan air. Selesai shalat Subuh, aku melihat lumpur dan air menempel pada dahi dan batang hidung beliau SAW. Rupanya lailatul qadar (tahun tersebut) terjadi pada malam kedua puluh satu dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 2018, Muslim no. 1194, An-Nasai no. 1339, Abu Daud no. 1174, dan Ahmad no. 10757, dengan lafal Muslim)

Imam Ibnu Abdil Barr Al-Maliki dalam At-Tamhid Syarh Muwatha’ Malik, imam An-Nawawi Asy-Syafi’i  dalam Syarh Shahih Muslim, al-HAfizh Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafi’I dalam Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, imam Muhammad Hayat As-Sindi dalam Hasyiyah ‘ala Sunan An-Nasai, imam Syamsul Haq ‘Azhim Abadi dalam ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, dan imam Ali Mulla Al-Qari Al-Hanafi dalam Mirqatul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih menjelaskan bahwa di antara pelajaran yang bisa disimpulkan dari hadits di atas adalah lailatul qadar terjadi pada malam-malam yang ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Dan di antara malam ganjil yang diduga kuat menjadi waktu terjadinya lailatul qadar adalah malam kedua puluh satu.

والله أعلم بالصواب
[27/06 18:03] Pim3.husein saimima: QUOTES OF LAILATUL QADAR:
Malam ke-23?

Pendapat ini dipegangi oleh sahabat Ibnu Abbas, Bilal bin Rabah, Aisyah, dan Abdullah bin Unais Al-Juhani. Pendapat ini juga diikuti oleh imam Sa’id bin Musayyib. Pendapat ini didukung oleh hadits berikut ini.

(( عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُنَيْسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ ثُمَّ أُنْسِيتُهَا ، وَأَرَانِي صُبْحَهَا أَسْجُدُ فِي مَاءٍ وَطِينٍ ، قَالَ : فَمُطِرْنَا لَيْلَةَ ثَلاثٍ وَعِشْرِينَ ، فَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْصَرَفَ وَإِنَّ أَثَرَ الْمَاءِ وَالطِّينِ عَلَى جَبْهَتِهِ وَأَنْفِهِ ؛ وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُنَيْسٍ يَقُولُ ثَلاثٍ وَعِشْرِينَ ))

Dari Abdullah bin Unais Al-Juhani RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Diperlihatkan kepadaku (dalam mimpi) lailatul qadar namun aku kemudian terlupa. Aku juga masih ingat dalam mimpiku aku sujud di waktu shalat Subuh di atas lumpur dan air.” Abdullah bin Unais berkata: “Pada malam kedua puluh tiga, hujan turun kepada kami. Rasulullah SAW mengimami kami shalat Subuh. Usai shalat, bekas lumpur dan air membekas pada dahi dan batang hidung beliau SAW.”  Abdullah bin Unais berkata: “Malam itu adalah malam kedua puluh tiga.” (HR. Muslim no. 1997 dan Ahmad no. 15467)

وعَنْ ابنِ عَباسٍ رَضيَ الله عَنْهُما قَالَ: «أُتِيْتُ وأَنا نَائِمٌ في رَمَضَانَ فَقيلَ لي: إِنَّ الَّليلةَ لَيْلَةُ القَدْرِ، قَالَ: فَقُمْتُ وَأَنا نَاعِسٌ فَتَعَلَّقْتُ بِبَعْضِ أَطْنَابِ فُسْطَاطِ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم  فَأَتَيْتُ رَسُولَ الله صلى الله عليه وسلم  فَإِذَا هُوَ يُصَلي، قَالَ: فَنَظَرْتُ في تِلْكَ الَّليْلَةِ فَإِذا هِيَ لَيْلَةُ ثَلاثٍ وعِشرينَ»

Dari Ibnu Abbas RA berkata, “Dalam mimpiku pada suatu malam di bulan Ramadhan, aku didatangi (oleh malaikat) yang berkata: ‘Malam ini adalah lailatul qadar’. Aku pun terbangun sambil terkantuk-kantuk, sehingga aku berpegangan pada tiang tenda Rasulullah SAW. Aku mendatangi Rasulullah SAW yang saat itu tengah mengerjakan shalat. Aku menghitung malam itu, ternyata adalah malam kedua puluh tiga.”(HR. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, dan Ath-Thabarani. Imam Al-Haitsami dalam Majmauz Zawaid, 3/76, menulis: “Seluruh perawi Ahmad adalah para perawi Shahih Bukhari) 

والله أعلم بالصواب

Sabtu, 18 Juni 2016

MANFAAT KURMA

*KURMA*

*MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN DAN MENGAPA NABI SAW.  MEMAKANNYA DALAM HITUNGAN GANJIL???*

*INI JAWABAN NYA..!!!*

    *Sepercik Hikmah*

Mengapa kurma dibenci jin dan setan?

Serta mengapa Nabi SAW memerintahkan kita, mengonsumsi dalam hitungan ganjil 3. 5. 7 dan dikonsumsi ma kan pada pagi hari?

Dan yang paling baik ma kan tujuh kurma. Baik da ri segi Agama dan ilmiah penjelasan atas pertanya an ini yaitu ternyata kur ma membuahkan daya perlindungan tubuh ma nusia dan membuat perisai pelindung untuk tubuh manusia.

Amer bin Saad dari ayahnya – berkata : Rasulullah, sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
*Lakukanlah ihtiar perlindungan dari sihir dengan makan 7 kurma*

Penelitian sudah tunjukkan kalau buah kurma miliki manfaat utama.

*1.PERTAMA*
Kurangi tingkat koleste rol dalam darah dan men cegah aterosklerosis.

*2.KEDUA*
Mencegah kanker usus besar serta mencegah penyakit, wasir dan kurangi bentuk batu kepa hitan dan memfasilitasi tahap kehamilan serta persalinan, lantaran me ngandung serat serta ma kanan yang baik pencernaan dan gula.

*3-KETIGA*
Mencegah kerusakan gigi karena mengandung fluor.

*4.KEEMPAT*
Mencegah racun karena mengandung natrium, kalium dan vitamin c.

*5.KELIMA*
Penyembuhan anemia karena mengandung zat besi, tembaga, vitamin B-2.

*6.KEENAM*
Obat untuk rakhitis dan osteomalacia karena me ngandung kalsium, fos for, vitamin A

*7.KETUJUH*
Penyembuhan untuk ano reksia dan kurangnya konsentrasi karena me ngandung kalium.

*8.KEDELAPAN*
Untuk pengobatan umum kekurangan dan jantung berdebar karena mengandung magnesium, tembaga

*9.KESEMBILAN*
Obat kanker rematik dan otak karena mengandung boron.

*10.KESEPULUH*
Anti-kanker karena me ngandung selenium sudah dilihat kalau warga tidak paham kanker oasis.

*11.KESEBELAS*p
Pengobatan disfungsi ereksi karena mengandung boron, vitamin A.

*12.KEDUABELAS*
Perawatan untuk kulit kering dan penyakit kornea kering serta kebutaan malam karena mengandung vitamin A.

*13.KETIGABELAS*
Obat untuk penyakit saluran pencernaan saraf karena mengandung vitamin B1.

*14.KEEMPATBELAS*
Perawatan untuk rambut rontok dan stres mata serta peradangan pada selaput lendir rongga mulut serta radang bibir karena mengandung vitamin B-2.

*15.KELIMABELAS* Perawatan kulit inflama si karena mengandung vitamin niacin.

*16.KEENAMBELAS*
Obat untuk penyakit kudis, melemahnya umum tubuh dan jantung berdebar, sesak napas dan kontraksi pembuluh darah serta timbulnya bintik-bintik merah pada kulit serta kekurangan dalam tulang dan gigi, karena mengandung Vitamin C, atau asam askorbat 2.

*17.KETUJUHBELAS* Pengobatan keasaman di perut karena mengandung klorin, natrium dan kalium.

*18.KEDELAPANBELAS* Pengobatan penyakit gusi dan kekurangan pembuluh darah kapiler, kekurangan otot dan tulang riskan karena mengan dung vitamin c.

*Semoga Bermanfaat*
*SEBARLUASKAN KEPADA KERABAT DAN SAHABAT. SEMOGA ADA MANFAATNYA.... 🙏