Tampilkan postingan dengan label Renungan hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2018

WAFATNYA SITI KHODIJAH

Sdrku... Mari sejenak bertafakur untuk mengenang wafatnya ibunda kita /umat muslim *Khadijah* istri kesayangan Rosulullah Muhammad saw. Semoga menjadi ibroh kita dan menambah keimanan. ( berulang saya membacanya selalu 😭😭😭)

*DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH*

Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu.

Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

Wahai Khadijah, ALLAH menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga.

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didekapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

KAIN KAFAN DARI ALLAH

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,

Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?

Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan jawab Jibril. Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, Kenapa, ya Jibril?

Cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan dibantai dan tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan sahut Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah,

Wahai Khadijah istriku sayang, demi ALLAH, aku takkan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. ALLAH maha mengetahui semua amalanmu.

"Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.

"Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban?

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Seluruh kekayan Khadijah diserahkan kepada Rasulullah untuk perjuangan agama Islam. Dua per tiga kekayaan Kota Mekkah adalah milik Khadijah. Tetapi ketika Khadijah hendak menjelang wafat, tidak ada kain kafan yang bisa digunakan untuk menutupi jasad Khadijah.

Bahkan pakaian yang digunakan Khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat kumuh dengan 83 tambalan diantaranya dengan kulit kayu.

Rasulullah kemudian berdoa kepada ALLAH.

Ya ALLAH, ya Ilahi Rabbi, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menentramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah. Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?

Tiba-tiba Ali berkata, Aku, Ya Rasulullah!

PENGORBANAN SITI KHADIJAH SEMASA HIDUP

Dikisahkan, suatu hari ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, Beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri, Rasulullah bersabda,

Wahai Khadijah tetaplah kamu ditempatmu.

Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.

Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makananpun tak punya. Sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Beliau mengambil Fatimah dari gendongan istrinya lalu diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah seusai pulang berdakwah dan menghadapi segala caci maki dan fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah.

Rasulullah tertidur. Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah. Beliau pun terjaga.

Wahai Khadijah Mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad? tanya Rasulullah dengan lembut.

Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal wahai Khadijah bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

Wahai suamiku. Wahai Nabi ALLAH. Bukan itu yang kutangiskan." jawab Khadijah.

"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya.

"Wahai Rasulullah. Sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah. Sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyebrangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyebarangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit pun atau pun jembatan.

"Maka galilah lubang kuburku, ambilah tulang belulangku. Jadikanlah sebagai jembatan untuk engkau menyebrangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah.

Karena itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu karena dua orang yang dicintainya yaitu istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib telah wafat.

Tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.

Ilaa hadlratin Nabiyyil musthafa, wa ilaa Khadijah al Kubra, al Fatihah.

Tulisan Ustadz Zainul Hakim pada WA group Masjid Al Istiqomah.

Kitab Al Busyro, yang ditulis Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliky al Hasani.

Jika antum mau share niatkanlah dengan baik mudah-mudahan bisa jadi obat bagi masalah antum dan kita semua.

Share by.
https://tinyurl.com/Gabung-AQ

JANGAN TERHENTI.. ambil peluang kebaikan dg share meski hanya ke 1 grup
Syukran.. Jazakumullah

Selasa, 22 Mei 2018

Nasihat BJ Habibie

*Tulisan :* *Prof. Dr. Bj. Habibie.*_

*_Ada yang memiliki kecukupan harta dan benda, tapi dia diberi sakit yang parah,_*
.
*_Ada yang memiliki istri yang cantik, tapi dia diberi rumah tangga yang setiap hari cek-cok,_*
.
*_Ada yang suami – istri keluarganya lengkap diberi anak yang lucu-lucu dan sehat, tapi keluarganya, ayah-ibu, adik-kakaknya berantakan,_*
.
*_Ada yang memiliki pasangan penyabar dan penyayang, tapi dia masih merindukan momongan,_*
.
*_Ada yang memiliki suami tampan dan karier yang mapan, Tapi dia juga sering merasakan perangai suaminya yang kasar dan kurang perhatian,_*
.
*_Ada yang memiliki semunya hampir sempurna, tapi dia tidak mendapat kesolehan dan merasakan manis-nya ibadah,_*

.
*_Maka yakinlah bahwa setiap orang yang memiliki kelebihan pasti ia juga memiliki kekurangan,_*
.
_*Tidak ada yang sempurna..*_

*_Belum tentu semua yang terlihat indah serta manis diluarnya, seperti itu juga di dalamnya,_*
.
*_Andai saja kita dapat mengetahuinya, pasti kita akan banyak bersyukur kepada Allah yang telah menjadikan diri kita seperti ini tanpa melirik dan mengharapkan kehidupan orang lain yang kita idam-idamkan._*
.
*_Boleh jadi, ketika kita mengetahui keadaan yang sebenarnya, kita akan berdoa kepada Allah agar jangan diberi ujian yang sama seperti diri dia._*
.
*_Jadi sekali lagi tidak perlu iri dengan kehidupan orang lain, karena apa yang sekarang kita jalani itu adalah rezeki yang terbaik dan ternikmat yang Allah anugerahkan kepada kita,_*
.
*_Banyak hal yang baik dalam diri setiap manusia, namun kadang kita lupa mensyukuri nikmat itu,_*
.
*_Maka banyaklah bersyukur atas keadaan mu yang sekarang ini, Karena jika Allah menghendaki maka semua juga akan berubah._*
.
*_Semoga Allah senantiasa menolong kita untuk bisa menjadi hamba-hambaNya yang banyak bersyukur._ _Aamiin._*

_________________
*Wassalam,*
_*Habibie*

Kamis, 08 Desember 2016

MABUK

MABUK

Orang mabuk krn makanan/minuman yg memabukkan itu, apalagi mereka yg mengaku BERIMAN dilarang keras SHOLAT oleh Allah SWT. Karena dlm keadaan mabuk mereka sangat mungkin tdk mengerti apa yg diucapkannya. Mabuk semacam ini disebut mabuk secara SYARIAT.

Ada yg disebut MABUK THAREQAT.  Mungkin orang yg mengaku BERIMAN ini tdk makan/minum sesuatu yg memabukkan. Akan tetapi orang ini ketika mengerjakan sholat hanya mengetahui rukun (ritual) sholatnya saja. Namun apa makna gerakan dan bacaan sholatnya tidak memahaminya.

Bertakbir sambil mengangkat tangan bermakna bahwa dirinya TIDAK MEMPUNYAI KUASA apapun bahkan terhdp hidupnya sendiri. Mau presiden, gubernur, tukang sapu atau siapapun dia, kalau Allah menghendaki mati ya mati. Tdk bisa kita minta tunda even sedetik saja. Tapi kok ya banyak yg SOK KUASA atas hidup orang lain.

Membaca kalimat pertama Al Fatihah; Dengan Meng-atas namakan Allah yg Maha Pengasih & Penyayang, mbok ya dibuktikan dgn perbuatannya yg tanpa memandang bulu memilih-milih siapa yg mau di bantu. Lha wong, Allah juga tdk membuat perkecualian kok. Semuanya; mau kaya-miskin; tinggi-rendah; hitam, kuning, sawo matang; mancung-pesek sama kok di mata NYA. Yg membedakan ya cuma nurut apa tidaknya kpd Aturan dan Larangan NYA.

Begitu pula pada posisi ruku sambil menyebut Maha Suci Allah.. mbok sadar kalau kita itu cuma manusia biasa yg biasa salah... Ini Kok merasa suci sendiri. Mbok sadar... Bhw posisi ruku itu adalah posisi tubuh paling lemah tanpa daya.. gampang jatuh kalo di/ter dorong (dipengaruhi). Kok ya petantang-petenteng, merasa bener sendiri...

Saat sujud menunjukkan tdk ada apa-apanya kita sbg mahluk yg diciptakan dr tanah lempung liat yg kotor tak berbentuk dan sari pati yg hina.. Bermaksud merendahkan hati agar diberi pengampunan, rizki dan mohon disucikan karena sadar siapa pemberi rejeki sesungguhnya.. Lha ini kok sombongnya minta ampun. Karepmu ki opo tho le.. le.. Bersujud kok tdk bersikap pemaaf krn juga sering berbuat salah. Kok merasa suci pdhl bicara dan perbuatan juga msh kotor. Bagus kalau cuma itu. Lha malah paling parah adalah HATINYA YG KOTOR. Semua yg diperbuat orang lain gak ada nilainya. Sibuk menjadi penilai baik buruk orang. Duh biyuuung...

Terus menengok ke kiri dan ke kanan dan janji memberi keselamatan kpd siapa saja yg di dekat kita mana buktinya? Mau nolong orang aja pilih-pilih. Siapa dia, darimana datangnya, sampai baju, celana sendal, makanan orang itu ditanya. Kalau tdk sama tidak ditolong. Prekk semua salammu... OMDO.

Itu mabuk thareqat. Ada lagi MABUK HAKEKAT. Ini paling parah. Kondisi mabuk bukan krn akibat makan minum yg memabukkan, bukan karena gak paham tapi karena HATI, UCAPAN DAN PERBUATANNYA TIDAK SAMA. Ini adalah orang yg MENGOLOK-OLOK AYAT sesungguhnya. MEMILIH-MILIH AYAT sesuai dgn kepentingan pribadi dan MENJUALNYA DENGAN HARGA MURAH. Ini adalah ORANG YG LEBIH SESAT DRPD BINATANG TERNAK. Untuk apa dan karena apa?

KARENA JIWANYA TELAH DIKANGKANGI HAWA NAFSU NYA SENDIRI..

Kamis, 27 Oktober 2016

MAKRIFAT

Saudaraku, hari keempat bernama Rabu. Dari bahasa Arab, Arbia'/Rabi', yang berarti empat/keempat.

Setelah pada hari Selasa jiwa manusia terbang bermikraj ke ketinggian kesadaran transpersoral (makrifat), dengan melihat dan menyadari konektivitas kediriannya dengan Tuhan, sesama manusia dan alam semesta, pada hari Rabu manusia harus turun ke bumi kenyataan, untuk bergumul dengan 'hakikat' kebenaran hidup yang sesungguhnya.

Maka bergeraklah ke 'empat' penjuru mata angin, untuk merayakan-mensyukuri karunia Ilahi dengan cara merawat dan memakmurkan (memberi nilai tambah) atas segala sumberdaya; guna membebaskan beban derita dan memajukan kehidupan.

Sebagai khalifah di muka bumi, manusia bisa mengolah 'empat' elemen inti pembentuk kehidupan (api, air, angin, tanah).

Segala modal energi sumberdaya tersebut bisa digunakan bagi seluas-luas kemakmuran dan kebahagiaan hidup bersama, manakala manusia mampu mengendalikan 'empat' unsur 'nafsu' (personalitas) pada dirinya: nafsu ammarah (egoisme) dengan simbol api; nafsu lawwamah (mudah berubah/tergesa-gesa) dengan simbol angin; nafsu mulhimah (rendah hati) dengan simbol air; dan nafsu muthmainnah (sabar, tenang, menumbuhkan) dengan simbol tanah.

Peribadatan agama-agama, baik secara bunyi maupun gerak, memiliki fungsi pengendalian terhadap 'empat' nafsu tersebut. Di dalam Islam, ibadah shalat menggabungkan beragam bentuk gerak peribadatan yang dipraktikkan agama-agama sebelumnya, yang secara keseluruhan sejalan dengan sifat-gerak dari 'empat' elemen inti kehidupan

Gerak shalat dimulai dengan berdiri, menirukan gerak api yang senantiasa tegak. Saat mulai berdiri ini, diucapkan 'takbiratul ihram' (Allahu Akbar), yang memuji kebesaran Sang Pencipta. Dengan mengakui bahwa Allah selalu lebih besar dan lebih benar, jiwa manusia dilatih untuk bisa mengendalikan nafsu ammarah yang senantiasa merasa lebih besar dan lebih benar dari yang lain.

Setelah itu 'ruku' (pinggul hingga kepala membentuk garis horisontal), melambangkan sifat angin yang bergerak lurus. Saat ini dibacakan kalimat 'tasbih', yang memuji kesucian dan keagungan Tuhan. Dengan mengakui kesucian Ilahi, nafsu lawwamah dikendalikan melalui penyucian hati (niat) dan peneguhan komitmen-integritas.

Lalu 'sujud' dengan merundukkan kepala ke tanah, menirukan gerak air yang senantiasa mengalir ke tempat terendah. Saat ini diucapkan kalimat yang mengakui kemahatinggian Tuhan. Bila Tuhan yang mahatinggi penuh kasih memberi-melayani semesta, maka manusia yang lebih rendah tak boleh merasa terhina dalam melayani sesama. Nafsu mulhimah dikembangkan dengan kerendahan hati memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua makhluk tanpa diskriminasi.

Gerak terakhir adalah duduk, merapatkan badan ke bumi, meniru sifat tanah. Saat menyatu dengan tanah ini, shalat diakhiri dengan ucapan salam seraya menengok ke kanan dan ke kiri. Dengan itu, nafsu muthmainnah ditumbuh-kembangkan dengan menyerukan perdamaian serta menebarkan kasih sayang dan berkah Tuhan bagi seru sekalian alam.

(Yudi Latif, Makrifat Pagi)

TERIMA KASIH AHOK

Terimakasih ya "AHOK "....

Ceramah mu di pulau seribu mempopulerkan "Al-Maidah: 51"...

Betapa banyak  nya ummat islam yang lupa dengan ayat tersebut ,sekarang semua jadi ingin tahu.....

Betapa bersyukur nya para juru da'wah, karena ummat islam sekarang mencari sendiri tafsiran ayat tersebut....

Ahook... kamu bangkitkan ummat islam dari tidurnya...
Terimakasih ya Ahok...

Ummat islam ingin tahu sebenarnya islam itu dalam memilih pemimpin, lalu Ahok memberikan infonya "ALMAIDAH: 51" ...
*Sudah tahu belum KISAH NYATA saat Al-Maidah 51 ditegakkan oleh Umar bin Khattab _radhiyallahu 'anhu_ ketika mengetahui bahwa salah satu pejabatnya adalah non-muslim?*
____

“Suatu hari Umar bin Khathab _radhiyallahu 'anhu_ memerintahkan Abu Musa Al Asy’ari _radhiyallahu 'anhu_ untuk segera menunjuk pemimpin kepercayaan untuk pencatat pengeluaran dan pemasukan pemerintah Islam di Syam".

Abu Musa lalu menunjuk seorang yang beragama Nasrani dan Abu Musa pun mengangkatnya untuk mengerjakan tugas tadi.

Umar bin Khathab pun kagum dengan hasil pekerjaannya. Lalu Umar berkata: ‘Hasil kerja orang ini bagus, bisakah orang ini didatangkan dari Syam untuk rapat melaporkan laporan di depan kami?’.

Abu Musa menjawab: ‘Ia tidak bisa masuk ke tanah Haram (Mekkah dan Madinah)'.

Umar bertanya: ‘Kenapa? Apa karena ia junub?’.

Abu Musa menjawab: ‘Bukan, karena ia seorang Nasrani’.

Umar pun langsung marah, menegurku keras dan memukul pahaku dan berkata: ‘Pecat dia! cari dan angkat seorang muslim".

(maksud Umar; 'apa tidak ada muslim lain yang lebih baik, pasti Allah _subhanahu wa ta'ala_ telah menyediakan banyak calon pemimpin muslim yang lebih baik untuk umat', cari sampai ketemu).

Umar lalu membacakan ayat:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengangkat orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpinmu, sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengangkat mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka (kafir). Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim‘”. (QS. Al Maidah: 51)

(Sumber : Tafsir Ibnu Katsir, 3/132)!
____

*Umar adalah Penduduk Surga Yang Berjalan di Muka Bumi*

Diriwayatkan dari Sa'id bin al-Musayyib bahwa Abu Hurairah berkata, ketika kami berada di sisi Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_, beliau bersabda,

“Sewaktu tidur aku bermimpi seolah-olah aku sedang berada di surga. Kemudian aku melihat seorang wanita sedang berwudhu di sebuah istana (surga), maka aku pun bertanya, ‘Milik siapakah istana ini?’ Wanita-wanita yang ada di sana menjawab, ‘Milik Umar.’ Lalu aku teringat dengan kecemburuan Umar, aku pun menjauh (tidak memasuki) istana itu.” Umar _radhiyallahu ‘anhu_ menangis dan berkata, “Mana mungkin aku akan cemburu kepadamu wahai Rasulullah.”

Masya Allah! Kala Umar masih hidup di dunia bersama Rasulullah dan para sahabatnya, namun istana untuknya telah disiapkan di tanah surga.

*Mulianya Islam dengan Kepemimpinan Umar*

Dalam sebuah hadisnya Rasulullah _shalallahu 'alaihi wasallam_ pernah mengabarkan betapa luasnya pengaruh Islam di masa Umar bin Khattab _radhiyallahu ‘anhu_. Beliau bersabda,

“Aku bermimpi sedang mengulurkan timba ke dalam sebuah sumur yang ditarik dengan penggerek. Datanglah Abu Bakar mengambil air dari sumur tersebut satu atau dua timba dan dia terlihat begitu lemah menarik timba tersebut, -semoga Allah Ta’ala mengampuninya-. Setelah itu datanglah Umar bin al-Khattab mengambil air sebanyak-banyaknya. Aku tidak pernah melihat seorang pemimpin abqari (pemimpin yang begitu kuat) yang begitu gesit, sehingga setiap orang bisa minum sepuasnya dan juga memberikan minuman tersebut untuk onta-onta mereka.”

Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Kami menjadi kuat setelah Umar memeluk Islam.”

*Umar, yang paling tegas dalam menegakkan Islam*

Dari Aisyah, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda, “Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar.”

Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda, “Umatku yang paling penyayang adalah Abu Bakar dan yang paling tegas dalam menegakkan agama Allah adalah Umar.” (HR. Tirmidzi dalam al-Manaqib, hadits no. 3791)

Demikianlah di antara keutamaan Umar bin al-Khattab yang secara langsung diucapkan dan dilegitimasi oleh Nabi Muhammad _shallallahu ‘alaihi wa sallam_. Semoga Allah meridhai Umar bin Khattab
Sumber: _al-Bidayah wa an-Nihayah_

____

Adakah sahabat yang mulia, khalifah besar, Umar bin Khattab _radhiyallahu 'anhu_ membodohi siapapun dengan Al-Maidah:51 ?

Adakah pendapat manusia yang masih hidup saat ini, lebih patut dijadikan pegangan daripada pendapat Umar bin Khattab _radhiyallahu 'anhu_, salah satu dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga ?

Tentang riwayat dari Tafsir Ibnu Katsir di atas, Syaikh Al-Albaniy _rahimahullah_ berkata dalam *Irwaul Ghalil* (8/256) riwayat no. 2630:
*"Dikeluarkan oleh Al- Baihaqi ... Saya berkata: Dan ini sanadnya shohih."*

APA ITU BAROKAH

.

         *🗯🔊 APA ITU BAROKAH?*

✍Oleh : Ustadz Azhar Khalid bin Seff, MA _hafidzohulloh_

*APA ITU BAROKAH?*
( _Semoga kita barokah_)

_Barokah_ adalah kata yang diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

_Barokah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi barokah ialah *bertambahnya ketaatanmu kepada الله dengan segala keadaan yang ada, baik berlimpah atau sebaliknya*_.

Barokah itu: _"Albarokatu tuziidukum fi thoah"_ ~ Barokah menambah taatmu kepada الله.

💊💉 _Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi *kadang sakit itu justru barokah* sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, sakitnya menambah taatnya kepada الله._

🌵 _Barokah itu tak selalu panjang umur, *ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya* layaknya Musab ibn Umair_.

🍃🌿 _Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena *tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan الله tiada yang menandingi*_.

🍨 _Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi *makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan*_.

📚 _Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, tapi yang barokah ialah *yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal dan berjuang untuk agama الله*_.

💰💸 _Penghasilan barokah juga bukan gaji yang besar dan bertambah, tapi *sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut*_.

👤👥 _Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar dan mempunyai pekerjaan dan jabatan hebat, tapi anak yang barokah ialah *yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak di antara mereka ada yang lebih shalih dan tak henti-hentinya mendo'akan kedua Orang tuanya*_.


*_Semoga segala aktifitas kita hari ini barokah بَارَكَ اللهُ فِيْك_*

*_"Barang siapa yang mengajarkan satu ilmu dan orang tsb mengamalkannya maka pahala bagi orang yang memberikan ilmu tsb tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan ilmu tsb."_*

(HR. Bukhori Muslim)

CARA DAPAT HIDUP SEMPURNA

Assalamu'alaikum.wr.wb Selamat Pagi .... Menarik untuk direnungkan

Suatu hari, Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya:
"Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?"

Sang Guru menjawab:
"Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang"

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Kahlil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya:
"Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?"

Gibran:
"Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH  dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi ..!"

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata:
"Ya, itulah hidup .. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan .."

Bila tak bisa memberi, jangan mengambil.
Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.
Bila tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih.
Bila tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya
Bila tak sanggup memuji, jangan menghujat.
Bila tak bisa menghargai, jangan menghina.

JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN,
tapi sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita.

Rabu, 05 Oktober 2016

TELADAN MAAF DARI BUYA HAMKA

*CARA YANG INDAH UNTUK MEMINTA MAAF DAN SALING MEMAAFKAN DARI DUA SASTRAWAN BESAR*💐🌹

Simaklah tentang cerita indah ini. 🌿

Suatu hari, datanglah seorang mahasiswi IKIP yang memperkenalkan dirinya sebagai putri sulung dari Pramoedya Ananta Toer, menghadap Buya Hamka.

"Oh, anaknya Pram. Apa kabar bapakmu sekarang?" tanya Hamka ramah.

Anak perempuan Pram tersebut mengajak laki-laki seorang keturunan Cina.

Kepada Hamka, si perempuan kemudian memperkenalkan diri. Namanya Astuti. Sedangkan yang laki-laki bernama Daniel Setiawan.

Astuti menemani Daniel menemui Buya Hamka untuk masuk Islam, sekaligus mempelajari agama Islam. Daniel ingin menjadi seorang mualaf.

Menurut Astuti, selama ini, Daniel adalah seorang non muslim. Ayahnya, Pramoedya, tidak setuju jika anak perempuannya yang muslimah menikah dengan laki-laki yang berbeda kultur dan agama.

Setelah Astuti mengutarakan maksud kedatangannya, serta bercerita latar belakang hubungannya dengan Daniel, tanpa ragu sedikit pun, Hamka meluluskan permohonan keduanya.

Daniel Setiawan, calon menantu Pramoedya Ananta Toer, langsung dibimbing oleh Hamka membaca dua kalimat syahadat.

Hamka lalu menganjurkan Daniel untuk berkhitan dan menjadwalkan untuk memulai belajar agama Islam dengan Hamka. Dalam pertemuan dengan putri sulung Pramoedya dan calon menantunya itu,

Hamka sama sekali tidak menyinggung bagaimana sikap Pramoedya terhadapnya, beberapa tahun sebelumnya yang pernah menuduhnya maling. Melalui lembar Lentera di Harian Bintang Timoer, Pram menuduh Hamka plagiat.

Benar-benar seperti tidak pernah terjadi apa-apa di antara keduanya.

Tanpa dendam, Hamka justru memuji karya Pram, antara lain Keluarga Gerilya dan Subuh. Anak perempuan Pram itu akan menikah dan meminta bantuan Hamka untuk meng-islam-kan calon suaminya.

Permohonan ini disambut gembira oleh Hamka. Astuti, anak Pramoedya itu, lantas tak bisa menahan ledakan tangisnya karena sikap manis dari orang yang pernah "diganyang" ayahnya.

Alasan Pram mengutus calon menantunya menemui Hamka cukup unik.

"Masalah faham kami tetap berbeda. Saya ingin putri saya yang muslimah harus bersuami dengan laki-laki yang seiman. Saya lebih mantap mengirim calon menantu saya belajar agama Islam dan masuk Islam kepada Hamka," ujar Pram.

Kalian boleh berkesimpulan.

Secara tidak langsung, dengan Pramoedya mengirim calon menantunya ditemani anak perempuannya kepada Hamka, adalah bentuk permintaan maaf atas sikapnya yang telah memperlakukan Hamka selama ini.

Hamka juga telah memaafkan Pramoedya dengan bersedia membimbing dan memberi pelajaran agama Islam kepada sang calon menantunya.

***

Tanggal 16 Juni 1970, Buya dihubungi Kafrawi, Sekjen Departemen Agama. Pagi-pagi, sekjen ini datang ke rumah Buya. Kafrawi membawa pesan dari keluarga mantan Presiden Soekarno untuk Buya.

Pesan itu pesan terakhir dari Soekarno. Begini pesannya:

“Bila aku mati kelak. Minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku."

Tanpa ragu, pesan yang dibawa utusan itu dilaksanakan oleh Hamka.

Hamka tiba di Wisma Yaso bersama penjemputnya. Di wisma itu telah banvak pelayat berdatangan. Penjagaan pun sangat kuat. Shalat jenazah baru akan dimulai menunggu kehadiran Buya.

Melihat jenazah Soekarno, sahabatnya di masa muda, air matanya mengalir. Ia kecup sang Proklamator, dengan doa. Ia mohonkan ampun atas dosa-dosa sang mantan penguasa. Dosa orang yang memasukkannya ke penjara dan disiksa setiap hari.

Di hadapan jasad Soekarno, dengan takbir, ia mulai memimpin sholat jenazah. Untuk memenuhi keinginan terakhir Soekarno.

Mungkin, ini isyarat permohonan maaf Soekarno pada Hamka. Isak tangis haru, terdengar di sekeliling.

Usai Shalat, selesai berdoa, ada yang bertanya kepada Buya.

”Apa Buya tidak dendam kepada Soekarno yang telah menahan Buya sekian lama di penjara?”

”Hanya Allah yang mengetahui seseorang itu munafik atau tidak. Yang jelas, sampai ajalnya, dia tetap seorang muslim. Kita wajib menyelenggarakan jenazahnya dengan baik,” jelas Buya tanpa ragu.

Buya tidak pernah dendam kepada orang yang pernah menyakitinya. Bagi Buya, dendam itu termasuk dosa.

Selama dua tahun empat bulan ia ditahan. Ia merasa semua itu anugerah dari Allah kepadanya.

Dengan masuk penjara, ia dapat menyelesaikan Kitab Tafsir Al Quran 30 Juz  Al Azhar yang monumental itu. Bila bukan dalam tahanan, ia tidak mungkin ada waktu untuk mengerjakan dan menyelesaikannya.

Berkat kekejian PKI dan tangan besi Soekarno kepada Buya, kalian bisa membaca tafsir Al-Azhar dengan sempurna.

Orang-orang besar memang memiliki cara mereka sendiri untuk meminta maaf kepada mereka yang pernah dizalimi. Demikian sebaliknya yang pernah terdzalimi, mereka  punya hati seluas samudera untuk memaafkan. Apapun bentuknya, cara mereka meminta maaf sangatlah indah. (*)

----

Catatan *Anab Afifi* dalam bukunya *AYAT-AYAT YANG DISEMBELIH"

Selasa, 04 Oktober 2016

WARWAH DAN KANJENG DIMAS TAAT PRIBADI

Copas dr group PB HMI 2013-2016

DIMAS KANJENG, MARWAH DAN KITA
(Perspektif Psikologi Dalam)
-------------------------------
by ochen

"Suatu saat saya berkelakar dengan rekan-rekan penikmat Tashawwuf, mengapa para sufi itu harus rela hidup miskin sementara mereka adalah para Awliya. Yaitu kekasih Allah yang bisa menangkap angin dengan tangannya, dimasukkan ke dalam saku jubahnya, lalu ia mengeluarkan gepok per gepok uang ratusan ribu layaknya baru diambilnya dari mesin ATM".

Judul diatas adalah tiga dunia yang berbeda. Saya mencoba menyelaminya dari model "Arketipe" (archetype) Carl Gustav Jung, seorang pelopor psikologi analitis, murid pelopor psikoanalisa, Sigmund Freud. Arketipe adalah dunia kuno yang menjadi 'masterplan' di keajalian manusia. Saya belum bisa mengatakan hal ini sama atau identik dengan Lauh al-Mahfûdh dalam kepercayaan Islam. Tapi  "arketipe" dalam psikologi Jung menjadi bagian yang meliputi alam ketidaksadaran pribadi (personal unconsciousness) maupun ketidaksadaran kolektif (collective unconsciousness) manusia. Ia akan selalu ada dan akan menempati perilaku individu di saat yang tepat.

Kalau Dimas Kanjeng menemukan jalan hidupnya dengan cara menipu tidaklah salah, namun belum masuk dunia arketip. Itu hanya efek keberhasilannya saja menipu dirinya sendiri dan menipu orang lain. Tetapi ketika kita masuk lebih dalam dengan apa yang ia lakukan, dari kacamata psikologi analitis,  Dimas Kanjeng lagi memerankan The Caregiver, menjadi penolong yang baik bagi semua orang. Lewat padepokannya ia berusaha mendidik anak didiknya untuk selalu mendengar dengan sabar, menghindari sikap mengeritik, tidak menghakimi, mencoba memahami tanpa menilai atau menghakimi serta mengajak untuk selalu optimis dan positif. Kita bisa lihat hingga kini, tak satu pun anak didiknya yang muncul membelanya selain Ketua Yayasan Padepokannya, Dr. Marwah Daud. Itupun sekedar koreksi, meluruskan persepsi dan membela diri.

Film drama musikal Mary Poppins (1964) yang dibintangi Julie Andrews adalah ekspresi dari arketipe ini. Mary Poppins adalag seorang pengasuh anak-anak di padepokannya. Dengan kemampuan khusus yang ia miliki, menerbangkan barang-barang seperti sepatu dan mainan anak-anak ke tempatnya semula dengan rapi, ia berhasil mendidik anak-anaknya mandiri dan disiplin. Konon Yayasan Dimas Kanjeng telah membuat sejumlah rencana gerakan ekonomi mandiri berbasis kerakyatan. Mereka tak perduli dengan gonjang-ganjing politik, pergantian rezim atau krisis mata uang.

Marwah, mantan aktivis mahasiswa, doktor lulusan Amerika Serikat dan anggota fatwa MUI Pusat ini tak dinyana menjadi pengikut bahkan menjadi "inner circle" Dimas Kanjeng. Beberapa penampilannya, ia seolah menunjukkan dirinya Dimas Kanjeng. Bagi Freud, ini keberhasilan "transferensi", teknik pemindahan watak yang dimiliki Dimas Kanjeng.

Meminjam Fromm, (murid sekaligus kritikus Freud), Marwah sedang lari dari kebebasan (escape from freedom) yang sebenarnya menjadi eksistensi awalnya. Marwah lari dari kebebasan yang meniscayakan rasionalisme, pragmatisme, kompetitifnes, tapi juga etika yang menjadi ciri manusia modern. Semua itu absurd menurutnya, karena baginya, apa yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng adalah "karomah", sesuatu yang tak terkatakan (ineffable), tak terakalkan (irationable) oleh siapapun kecuali karena kehendak Allah.

Kejadiain ini memaksa semua orang berpikir mengapa orang serasional Marwah bisa terjun bebas ke alam irasionalitas? Namun secara psikologi, kita bisa menjelaskannya. Marwah adalah tokoh perempuan nasional di partai Golkar yang kemudian terhempas dari partai itu setelah BJ. Habibie tak lagi mengambil kendali Golkar pasca Soeharto. Ia tersingkir di era Akbar Tanjung dan hilang di era Jusuf Kalla. Di era Akbar ia tak bergabung di Golkar karena terlibat di Iramasuka Nusantara, oposisi Golkar waktu itu. Sementara di era JK sudah tidak mungkin lagi karena banyak kader baru dari daerah Sulsel mengekor di belakang JK. Jadilah putri Soppeng ini sebatangkara di blantika politik Indonesia. Sepak terjangnya membesarkan ICMI dan mungkin juga Habibie Center tidak mampu mengembalikannya pada corpus awal ia mengeksis. Lama menghilang entah kemana? Tiba-tiba ia muncul selaku Ketua Yayasan yang konon nirlaba tapi punya banyak uang.

Psikologi  Dalam (Depth Psychology) menjelaskan tentang konflik kejiwaan antara impuls kehidupan (ethos) dan impuls kematian (thanatos) di dalam diri individu. Ini belum sampai pada taraf neorosis tetapi baru pada gejala. Gejala untuk menghidupkan dan mematikan obsesi. Yang baik dan berhasil dihidupkan dan yang jelek dan mendatangkan kecemasan (anxiety) maupun kekecewaan (frustration) dikuburkan.

Empat dunia arketipe berkecamuk di dalam jiwa Marwah. Pertama, sebagai figur ibu (mother complex) ia harus tetap menjadi yang terbaik bagi anak-anak dan suami. Dan karena itu, kedua, ia harus berperan lembut dan feminin layaknya perempuan. Jung mengistilahkannya sebagai peran "anima" (feminin). Di sisi lain, ia tetap publik figur, punya nama besar dan siap bersaing dengan siapa dan di level mana saja. Ia bahkan siap berdebat dengan siapa saja soal Dimas Kanjeng Taat Pribadi dan padepokannya. Dalam posisi ini, ketiga, ia menampilkan sisi "anima" Marwah berubah menjadi gagah jumawa layaknya "animus" (maskulin) yang menampilkan kelaki-lakiannya. Keempat, Marwah berperan sebagai The Mentor, arketipe yang membimbing karakter utama (Dimas Kanjeng) yang secara intelektual tidak mumpuni. Ia tampil sebagai pendamping, konsultan, penasehat. Tujuannya adalah kesuksesan karakter utama dalam meraih tujuannya. Contoh Kresna dalam Mahabarata atau Gandalf dalam The Lord of The Rings.

Contoh arketipe The Mentor juga ada pada karakter Miyagi (diperankan Noriyuki Morita) dalam film Karate Kid (1984). Ceritanya seorang pemuda bernama Daniel (Ralph Machio) harus mengikuti ibunya yang pindah ke California. Sayangnya di sekolah barunya di California, Daniel menjadi bulan-bulanan (bullying) kelompok geng karate The Cobra di sekolahnya. Suatu saat Daniel dikeroyok oleh mereka dan diselamatkan oleh Miyagi, sosok tua misterius bekas serdadu Jepang pada PD II dan master beladiri.

Terkesan oleh ketrampilan beladiri Miyagi, Daniel memohon menjadi muridnya. Miyagi akhirya menerima dan bukan hanya mengajarkan karate tetapi juga falsafah kehidupan. Di bawah bimbingan Miyagi, Daniel akhirnya dapat mengalahkan kelompok The Cobra dalam sebuah turnamen karate.

Selaku penonton fenomena ini bagaimana kita bersikap. Selaku saudara, mari kita sadarkan Marwah. Ia lagi salah melangkah, sekalipun kata "salah" yang saya gunakan disini mungkin tidak diterima oleh kalangan posmodernisme dengan keyakinannya tentang tak adanya kebenaran tunggal. Saya hanya mendekati dengan kebenaran kacamata awam saja bahwa, angin tak bisa berubah menjadi uang, kecuali !

Ciputat, 03102016

Senin, 03 Oktober 2016

NASIHAT KHALIL GIBRAN

Renungan

Suatu hari, Khalil Gibran bertanya kepada gurunya :

B: "Bagaimana caranya agar kita mendapatkan
sesuatu yang paling sempurna didalam hidup..?"

Sang Guru :
"Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah
bunga yang paling indah menurutmu dan jangan
pernah kembali kebelakang..!

Setelah berjalan dan sampai diujung taman, Khalil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu

Sang Guru bertanya :
"Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun...???"

Gibran :
"Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang didepan pasti ada yang lebih indah.
Namun ketika aku sudah sampai diujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi..!"

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata :
"Ya, itulah hidup.. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan
pernah mendapatkannya.
Karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati
kita untuk menerima kekurangan.."

tlgrm.me/hidupmulia

• Bila tak kuasa memberi, jangan mengambil.

• Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.

• Bila tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih.

• Bila tak mungkin meringankan beban orang
lain, jangan mempersulit/memberatkannya.

• Bila tak sanggup memuji, jangan menghujat.

• Bila tak bisa menghargai, jangan menghina.

"JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN, tapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada kita"....

@hidupmulia di teleg ram

Senin, 26 September 2016

KEBODOHAN

📚 KEBODOHAN

🗜Barangsiapa yang tidak pernah mencicipi pahitnya belajar, maka dia akan meneguk hinanya kebodohan di sepanjang hidupnya. Barangsiapa yang tidak menuntut ilmu, maka bertakbirlah empat kali, karena sungguh dirinya telah wafat (Diwan al Imam asy Syafi’i, Dar al Kutub al ’Ilmiyah).

✍🏻 Al-Imam asy Syafi’i rahimahullah
___________________💡💡💡

🎐قال الشيخ مقبل الوادعي رحمه الله: وأعظمُ شيءٍ ضرَّنا هو جهلنا بديننا.
📓【السيوف الباترة 【صـ 322】

🕯" Dan sesuatu yang paling besar yang membahayakan kita adalah kebodohan kita terhadap agama kita "

✍ Asy Syaikh Muqbil Al wadi'i -rahimahullah dalam As suyuf al batirah; hal 322.
___________________💡💡💡

📋KEBUTUHAN KITA AKAN ILMU

الناس محتاجون إلى العلم قبل الخيز و الماء لأن العلم محتاجون إليه الإنسان في كل ساعة و الخبز و الماء في اليوم مرة أو مرتين

🔦“ Manusia sangat membutuhkan ilmu melebihi kebutuhan terhadap roti dan air, karena ilmu dibutuhkan manusia di setiap saat. Sedangkan roti dan air hanya dibutuhkan manusia sekali atau dua kali” (Al Adab asy Syar’iyyah 2/44-45).

✍🏻 Al-Imam Ahmad rahimahullah
___________________💡💡💡

💰RIZQI

🎐“ Aku yakin bahwa rezekiku tidak tertukar, karena itu hatiku tenang. Aku yakin amalku tidak mungkin dikerjakan oleh orang lain, karena itu aku semangat beribadah. Aku yakin bahwa ALLAH mengawasiku, karena itu aku malu untuk bermaksiat. Aku yakin bahwa mati selalu mengintaiku karena itu aku selalu siap menghadapinya.”

✍🏻 Hasan al-Bashri, ulama zuhud ketika ditanya rahasia ketenangan hidupnya
___________________💡💡💡

🏮UKHWAH

❣Ukhuwah itu bukan pada indahnya pertemuan, tapi pada ingatan seseorang terhadap saudaranya disetiap doanya.

📂  Mutiara Salaf

            ___ 🍃🍀🍃 ___

Repost by :
🌀TEGAR DIATAS SUNNAH
Grup Sharing Kajian Islam
Silahkan berbagi

Follow Channel Telegram
@kajianislamtegardiatassunnah
untuk mendapatkan informasi seputar agama Islam

Kamis, 22 September 2016

RENUNGAN KECIL HARI ARAFAH

.

*اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الَّلهِ وَبَرَكَاتُهْ*

*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم*

*Renungan Kecil di Hari Arafah*

SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akhbar.

*Haji adalah Arafah*…
Arafah adalah Hari Perenungan…
Sebuah perenungan tentang Sang Khalik…
Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan…

Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar…
Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar Al-Haq dalam dirinya…
Mahsyar adalah sebuah hari yang sangat terik yang tidak ada penghalang atasnya…
Mahsyar adalah sebuah hari yang mencekam dimana manusia ditimpa resah dan gelisah…
Kegelisahan yang teramat sangat karena Mahsyar adalah hari penantian tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka…
Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan…
Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan dharma untuk apa ia dicipta…
Sebuah penyesalan karena manusia lalai untuk beramal shaleh semasa hidup di alam dunia…

Sedemikian dahsyatnya Mahsyar, sehingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yang pernah ia sedekahkan…
Maka, beruntunglah mereka yang Allah beri naungan dari dahsyatnya alam Mahsyar…
Mereka adalah pemimpin yang adil…
Para pemuda yang hatinya tertambat kepada masjid…
Manusia yang bersahabat karena Allah…
Manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya tanpa harus diketahui oleh tangan kirinya…
Manusia yang menolak perbuatan keji karena takut akan Tuhannya…
Manusia yang tekun ibadahnya seraya berlinang air mata ketika ia berdzikir semata karena takut akan Tuhannya…

Selamat Hari Arafah saudara2ku.…

Semoga Allah mengampuni kehinaan dan kebodohan kita…
Semoga Allah selalu menjadikan kita orang yang rendah hati di setiap langkah kaki di bumi ini…
Semoga Allah meneguhkan iman dan Islam kita…
Mengganti tangisan kita dengan senyuman…
Luka derita dengan kebahagiaan…
Kesempitan rezeki dengan kelapangan…
Kesesatan dengan petunjuk…
Penyakit dengan kesembuhan…
Kesulitan dengan kemudahan…
Dan keputusasaan dengan harapan..
Aamiin Allahumma aamiin..

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad.
Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.....
والله أعلم بالصواب

KECERDASAN IMAM.ABU HANIFAH

*Kisah Kecerdasan Al-Imam Abu Hanifah رحمه الله Dalam Membimbing & Menyadarkan Orang-Orang Khowarij*

" Dikisahkan tatkala orang-orang khowarij berhasil menguasai Kufah para pengikut khawarij pun menangkap Imam Abu Hanifah rohimahullah Ta'ala
Mereka berkata:

"Wahai Syaikh bertaubatlah dari kekufuran!"
Beliau  menjawab: “Ya. Aku telah bertobat dari segala bentuk kekafiran."Setelah mendengar jawaban itu mereka meninggalkan Abu Hanifah.

Di tengah jalan ada yang berkata: "Sesungguhnya dia bertaubat dari kekafiran. Yang ia maksud adalah ajaran dan keyakinan kalian."Mereka pun langsung berputar balik dan menemui Abu Hanifah kembali.

Pemimpin mereka membentak: “Wahai Syaikh, engkau bilang telah bertobat dari kekafiran. Pasti yang engkau maksud adalah keyakinan kami..”

Abu Hanifah : “Tunggu dulu… Kamu berkata demikian atas dasar praduga atau ilmu?”“Berdasar dugaan kami,” jawab pemimpin khawarij.Abu Hanifah menjawab, “Ingatah...Allah telah berfirman:

,يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْم
ٌ
 Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa. [Al-Hujurat: 12]

Jika demikian berarti kamu telah melakukan satu dosa. Padahal menurut ajaranmu, melakukan dosa berarti kafir dan keluar dari Islam. Sekarang bertobatlah terlebih dahulu!!”Ucapan itu menyentak pemimpin kelompok Khawarij.“Anda benar wahai Syaikh, Aku sekarang bertobat dari kekafiran,” ucap sang pemimpin.

*Di lain waktu, pengikut khawarij kembali mendatangi Imam Abu Hanifah. Tatkala mereka mengetahui bahwa beliau tidak mengkafirkan seorang muslim dengan semata-mata dosa.*

“Wahai Abu Hanifah, lihatlah ke halaman masjid. *Ada dua jenazah terbujur kaku. Jenazah pertama adalah pecandu khamer. Dia mati setelah over dosis minum minuman keras. Jenazah kedua adalah wanita pezina. Dia bunuh diri setelah sadar tengah mengandung janin hasil perzinahan. Menurut anda apakah mereka kafir atau tidak?”* kata pengikut khawarij.
“Tunggu dulu. Jawab dahulu pertanyaanku.Dari agama mana mereka? Apakah kedua jenazah tersebut beragama Yahudi?” tanya Abu Hanifah.“Tidak,” jawab mereka. “Apakah beragama Nasrani?” Abu Hanifah kembali bertanya.“Tidak,” jawab mereka kompak. “Ataukah beragama Majusi?”“Tidak.” 

“Jika begitu, dari agama mana?” tanya Abu Hanifah.Mereka menjawab, “Dari agama yang pengikutnya bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.” “Sekarang katakan kepadaku. Berapa nilai dua kalimat syahadat ? Berapa nilainya dalam keimanan seorang muslim? Apakah 1/3, 1/4 atau hanya 1/5?” tanya Abu Hanifah.Mereka menjawab: “Iman itu tidak bisa dibagi-bagi. dikatakan sepertiga, seperempat atau seperlima"“Yang tegas saja… Berapa persen bagian syahadat dalam Iman?” tanya Abu Hanifah.
Mereka menjawab: “Syahadat berarti seluruh keimanan.”

“Jika kalian menganggap syahadat membuat orang mendapat iman secara utuh, untuk apa kalian bertanya kepadaku tentang status kedua jenazah tersebut.
Kalian sudah menjawab pertanyaan kalian sendiri,” kata Abu Hanifah.

Mereka membantah Abu Hanifah, “Tak usah bermain kata.. Sekarang jawab dengan tegas. Apakah jenazah itu termasuk ahli surga atau neraka?”
“Baiklah jika kalian menolak argumen-argumen yang telah aku sampaikan. Jawabanku sama dengan jawaban nabiyullah Ibrahim terhadap sebuah kaum yang dosanya jauh lebih besar dari mereka :

رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ ۖ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي ۖ وَمَنْ عَصَانِي فَإِنَّكَ غَفُورٌ رَحِيمٌ_

*Ya Rabbku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan daripada manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, maka sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa yang mendurhakai aku, maka sesungguhnya Engkau, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang_ [Ibrahim:36]*

Aku mengatakan pada keduanya seperti ucapan nabiyullah Isa terhadap sebuah kaum yang dosanya jauh lebih besar dari keduanya

إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ_"

*Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."_ [al-Maidah 118]*

Seperti ucapan nabi Nuh tentang kaumnya yang dosa mereka lebih buruk dari kedua jenazah di depan

(قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَقَالَ وَمَا عِلْمِي بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ * إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّي ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ)

*Mereka berkata: _"Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?". Nuh menjawab:"Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan? Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Robbku, kalau kalian menyadari._ [Asy Syuroo 111-113]*

Jawabanku sama dengan jawaban para Nabi, termasuk Rasulullah shalallahu alaihi wasallam :

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُون
َ *_Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim_*

Maka mereka pun melemparkan senjata-senjatanya
Mereka menyatakan: *_"Sungguh kami bertobat dari agama yang dulu kami ada diatasnya dan kami akan beragama seperti agama anda wahai abu hanifah. Sungguh Allah telah memberi anda kelebihan berupa keutamaan kebijaksanaan dan ilmu”_*

*📚 Manaqib Abu Hanifah 108-151*

HANYA SOAL WAKTU, ANAK KITA

Sekedar berbagi, sekedar mengingatkan...

*UNTUK BAPAK/IBU YG SERING _JENGKEL_ DG SI BUAH HATI*

*_"HANYA SOAL WAKTU"_*
**

*Hanya soal waktu...*
Saat rumahmu akan sebersih dan serapih rumah2 dalam majalah2 yang sering kau irikan itu..

Maka... nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat

*Hanya soal waktu...*
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya

Maka... berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu kemanapun kakimu melangkah, meski kadang hal itu mengesalkanmu,
bagi mereka tak ada selainmu

*Hanya soal waktu...*
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu

Maka... bersabarlah dengan rentetan pertanyaan juga celoteh riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengernyit atau keasyikanmu terhenti

*Hanya soal waktu...*
Saat mereka mulai _meminta kamarnya masing2_ dan melarangmu mengutak atik segala rupa apa yang di dalamnya

Maka... tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketika mata 5 wattmu juga meminta  haknya

*Hanya soal waktu...*
Saat mereka menemukan separoh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri. Mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini

Maka... resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa

*Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang kan membawanya pergi menggapai asa dan cita*

*Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua akan ditempati penghuninya saat pulang...*

Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung *"Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria"* Dan kau akan begitu merindukannya

Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan *"Apa kabarmu ibu, ayah"?*

Dan kau akan begitu bersemangat menjawabnya dengan cerita-cerita tak penting hari ini

*Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka*

*Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal di kelak kemudian hari*

*Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya*

_Karena waktu berjalan..._

Ya... ia berlari...
*Tidak*.... ia bahkan terbang...
*Dan dia tak pernah mundur kembali...*

*:MARI KITA SAYANGI ANAK KITA SEPENUH HATI, SELAGI MASIH ADA WAKTU"*

APA ITU BAROKAH

🍃🍐🍃🍐
Sejenak pagi
APA ITU BAROKAH?
(semoga kita barokah)

Barokah adalah kata yg diinginkan oleh hampir semua hamba yg beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

Barokah bukanlah cukup & mencukupi saja, tapi barokah ialah bertambahnya ketaatanmu kepada الله dg segala keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya.

Barokah itu:
"albarokatu tuziidukum fi thoah" ~ barokah menambah taatmu kepada الله.
🌿Hidup yg barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, sakitnya menambah taatnya kepada الله.

Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yg umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.

Tanah yg barokah itu bukan karena subur & panoramanya indah, karena tanah yg tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan الله tiada yg menandingi.

Makanan barokah itu bukan yg komposisi gizinya lengkap, tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan.

Ilmu yg barokah itu bukan yg banyak riwayat & catatan kakinya, tapi yg barokah ialah yg mampu menjadikan seorang meneteskan keringat & darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama الله.

Penghasilan barokah juga bukan gaji yg besar & bertambah, tapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rizqi bagi yg lainnya & semakin banyak orang yg terbantu dg penghasilan tersebut.

Anak² yg barokah bukanlah saat kecil mereka lucu & imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan hebat, tapi anak yg barokah ialah yg senantiasa taat kepada Rabb-Nya & kelak di antara mereka ada yg lebih shalih & tak henti²nya mendo'akan kedua Orang tuanya.

Semoga segala aktifitas kita hari ini barokah بَارَكَ اللهُ فِيْك

Barang siapa yg mengajarkan satu ilmu dan org tsb mengamalkannya maka pahala bagi org yg memberikan ilmu tsb tanpa mengurangi pahala org yg mengamalkan ilmu tsb.(HR.Bukhori Muslim)😊📚👍

MENGAPA MARAH

🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾

Sejenak Pagi di hr jumat
*MENGAPA MARAH..?‎*

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dg buruk. Mukanya jutek (cemberut).‎

Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. 

Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.

Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya:
_“Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yg menyebalkan itu?”_

Sahabatnya menjawab : _“Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”_

_“Tapi dia melayani kita dg buruk sekali,”_ bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.

_“Ya, itu masalah dia. Dia mau berwajah jutek,  bad mood, tidak sopan, melayani dg buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dg kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yg bertanggung jawab atas diri kita sendiri...”‎_

*****
Saudara & sahabatku...
Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. ‎
Kalau mereka melakukan hal yg buruk, kita akan membalasnya dg hal yg lebih buruk lagi. 

Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi.

Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yg semula pemurah tiba2 jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dg orang itu.

Mari kita renungkan:

_• Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain..?._

_• Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dg baik oleh orang lain dulu..?._

Mari jaga suasana hati. 
Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita, menentukan cara kita bertindak...

Berusahalah untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yg tidak baik.

“Pemenang kehidupan adalah orang yang ‎
- tetap sejuk di tempat yg panas,‎
- tetap manis di tempat yg sangat pahit, 
- tetap santun di lingkungan yg kasar,
- tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, ‎
- tetap sabar di tengah gelombang fitnah dan ujian, serta 
- tetap tenang kala menghadapi badai kehidupan yg dahsyat..."‎

‎*****
Hari jum'at telah datang, perbanyak istighfar, sholawat, doa dan sodaqoh.
Selamat berbuat dan bersikap baik selalu, saudara & sahabatku tercinta... ‎

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.
😊❤👍

BAIKAH SAYA

*BAIK KAH, SAYA ?*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖📝

*"Baik kah saya"* walaupun selalu sholat 5 waktu serta tepat pada waktunya

*"Baik kah saya"* walaupun telah berhaji & umroh beberapa kali

*"Baik kah saya"* walaupun telah bersedekah setiap hari

*"Baik kah saya"* walaupun sering kita memberi nasihat dan teguran kpd orang lain yang berbuat salah.

*"Baik kah saya"* walaupun sudah pakai jubah, berjenggot dan menutup aurat dengan sempurna.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap malam sholat Tahajjud, Witir, dan Zikir

*"Baik kah saya"* walaupun tiap hari ke masjid atau musholla utk shalat & menambah ilmu.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap saat kita up-date status, posting artikel berunsur nasihat dan dakwah.

*"Baik kah saya"* walaupun setiap saat kita menolong orang lain.

*al-Quran, surah an-Najm ayat 32:*
فلا تُزٓكُّوْا آنْفُسٓكُمْ هُوٓ آعْلٓمُ بِمٓنْ اتّٓقٓى

*_"...........Janganlah kamu menganggap diri kamu suci (orang baik) karena Allah-lah yang lebih mengetahui siapa yang benar-benar bertaqwa_*

Aisyah (ra) ditanya orang *"Siapakah orang yang buruk?" dijawab olehnya "yaitu orang yang merasa dirinya baik". Beliau ditanya lagi "Siapakah orang yang baik?", maka dijawab "yaitu orang yang merasa dirinya buruk"*.

*_JANGAN MERASA DIRI KITA LEBIH BAIK DARIPADA ORANG LAIN._*

Karena kita takkan pernah tahu dimanakah dan bilakah saat *HATI* kita *IKHLAS* melakukan amalan-amalan soleh, menasihati orang serta beramal ibadah lain yang bakal diterima oleh Allah سبحان وتعالى

*Kita tak tahu amal manakah yang Allah terima.*

_Selalu letakkan diri kita dalam keadaan :_

*_"Aku banyak kekurangan dan kelemahan, semua orang lain lebih baik dari aku karena hati manusia masing-masing hanya diketahui Allah"_*.

*_"Akulah yang paling buruk dikalangan manusia. Aku sedang perbaiki diriku dan mencoba bantu orang lain untuk menjadi lebih baik"_*.

Wujudkan *KEIKHLASAN* hindari *IRI & DENGKI*

Selalu mengharapkan *RIDHO  ALLAH*

Latih diri agar selalu *TAWADHU* jauhkan dari penyakit *UJUB & TAKABBUR*

Selalu perbaiki *diri serta orang lain dengan kelembutan dan kasih sayang*

Hanya Allah yang akan terus memberi kita *PETUNJUK* serta *JALAN KEBENARAN*.

*Semoga setiap hari Allah selalu membimbing kita dan selalu memberikan hidayah nya unt kita  semua*

آمين يارب العالمين

اللهم صل على سيدنا وحبيبنا محمد صلى الله عليه وسلم

صباح الخير والسعادة والمحبة يا حبايبي

Senin, 29 Agustus 2016

BAHAYA MUKIDI

*"MENPORA"*

Jelang pengisian Men ESDM kali ini, *Mukidi (40)* ogah terlalu berharap.

Pasalnya, Mukidi *kapok bin trauma* dg pengalaman reshufle kabinet jilid II yg lalu.

Mukidi tinggalkan *Munah (35)* isteri dan kedua anaknya. Selama *satu minggu*, Mukidi stand by siang-malam di sekitar istana agar bisa cepat/sgr menghadap Presiden, jika sewaktu-waktu dipanggil utk diangkat mjd menteri.

Ternyata, Mukidi tdk ikut dipanggil. Mukidi pun *bergegas sgr pulang krn amat kangen*, dg keluarga apalagi dg isterinya yg selama ini ditinggalkan.

*Munah :* bgmn mas, dpt jatah Menteri apa?
*Mukidi :* _*Menpora*_ (Mukidi yg kecapekan menjawab sekenanya)

Spontan Munah *Sujud Syukur*. Bangga dan senang krn selama ini hanya dipanggil *Bu Muk*, akan sgr dianggil *Bu Menteri*.

Melihat isterinya sujud syukur, Mukidi heran sekaligus jengkel krn Munah dianggap tdk *nyambung*

*Mukidi :* Munah sayang ... kenapa kamu kegirangan dan sujud syukur?
*Munah :* Lho ... kan mas Mukidi mjd Menpora ...
*Mukidi :* astaghfirullah ... Munah, Munah ... Saya ini kangen kamu, lalu saya tanya kamu : *men po ra ...?*

####=====

*APAKAH ANDA TAHU ARTI MUKIDI...?*

MUKIDI 👇🏼
*_(Menangkan Usaha Komunis Di Indonesia.)_*

Hampir semua group medsos sdng rame tntng fenomena Mukidi bhkn sanggup mengalihkan perhatian publik dan aktifis MESKIPUN Jakarta & Indonesia sedang Menjdi Incaran Komunis !!

Bila Jakarta sudah Sanggup di Jebol oleh barisan Ahok dan akhirnya mrk akan Menduduki Jakarta scara konstitusi, Maka TIDAK MENUTUP Kemungkinan wilayah2 lain akan dng mudh mrk kuasai.

Di hampir seluruh group2 ... tauziah2 sdh menghilang diganti dgn gencarnya fenomena MUKIDI...
Jadi bertanda tanya....???

Org2 kafir yg kelewat Pinter dlm Memutus dan Mengalihkn mata rantai aktifitas atau Umat Islam ( kita ) yg GAMPANG LATAH ???

Mudah2an teman2 & keluarga kita semua bisa segera sadar atas situasi ini...

Jangan Jadi Anshor *MUKIDIYUN*
Berdusta yang tujuannya hanya ingin membuat orang tertawa termasuk kena ancaman ‘wail’.

Berikut PERINGATAN dari Rasulullah SAW...!!!

Dari Bahz bin Hakim, ia berkata bahwa ayahnya, Hakim telah menceritakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَه
ُ
“Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” (HR. Abu Daud no. 4990 dan Tirmidzi no. 3315.

Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Boleh saja membuat candaan namun sekadar garam yang dibutuhkan pada makanan. Terlalu berlebih dalam bercanda jadi tidak enak, malah keasinan.

لاَ تُكْثِرُ الضَّحَكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحَكِ تُمِيْتُ القَلْب
َ
“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’ no. 7435, dari Abu Hurairah)
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Allahu a'lam bisshawab....

Jakarta 28816 on 05.45 pm.

Jumat, 19 Agustus 2016

CARA MENGHADAPI MASALAH

Inspirasi pagi.....                                                                   "TEH"   🍷🍹🍸☕

Seorang pria muda datang pada ibunya dan mengeluh tentang banyak  permasalahan dalam kehidupannya.

Namun betapa kagetnya, karena ternyata ibunya hanya diam saja, seolah tidak ingin mendengarkan keluh kesahnya.
Bahkan sang ibu malah masuk ke dapur dan anaknya terus bercerita sambil mengikutinya.

Sang ibu lalu memasak air.
Sampai airnya mendidih, lalu sang ibu menuangkan 'Air Panas Mendidih' itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan WORTEL, di gelas kedua, ia masukkan TELUR, dan di gelas ketiga, ia masukkan TEH.

Setelah menunggu beberapa, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:
• WORTEL yang KERAS  menjadi LUNAK,
• TELUR yang mudah PECAH menjadi KERAS,
• dan TEH menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan:
“Nak..... MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH.
Namun, sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya.

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti TEH.

Wortel dan telur bukan mempengaruhi air, tetapi malah berubah karena air mendidih itu,
sementara TEH malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

”Setiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga.
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja.
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan Alloh seolah tidak kunjung datang?

Ada 3 reaksi orang saat masalah datang:
• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh (seperti wortel tadi) dan mengasihani diri sendiri.
• Ada yang mengeras (seperti telur), marah dan berontak kepada Alloh...
• Ada juga yang justru semakin harum (seperti teh), menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.
Ada kalanya Tuhan  sengaja menunda pertolonganNYA.
Apa tujuannya?
Agar kita belajar percaya dan setia!

Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa Alloh selesaikan..

Selamat pagi....Selamat menikmati Secangkir Teh di pagi ini..
☕😊

Kamis, 18 Agustus 2016

WOLAK WALIK E JAMAN

WOLAK-WALIKING JAMAN 🎃🎃
KANGGO PANGELING-ELING DHEWEK, UMUR WIS TUWA

- Wolak waliking jaman
- Sing penting danggep ora penting
- Sing ora penting di penting-pentingna
- Sing apik dielek-elek
- Sing elek dianggep apik
- Sing bener disalahke
- Sing salah dibener-benerke
- Sing jane tontonan di anggep tuntunan
- Sing mesthine tuntunan malah dadi tontonan

- Ora ana manungsa sing sempurna
- Ora ana manungsa sing ora nduwe dosa
- Mula padha enggal² tobata
- Mumpung durung ditimbali Sing Kuwasa

- Jamane jaman edan
- Akeh menungsa padha lali karo Pengeran
- Ngaku agamane Islam nanging ora gelem shalat
- Hobine maksiat sak ndalan-dalan
- Nyambut gawe padha sungkan
- Banda negarane malah digawe rayahan

- Jamane jaman maju
- Akeh wong wadon padha kemayu
- Yen bengi padha metu ngguya-ngguyu
- Mung trima mamerke pupu
- Turut ngisor wit waru
- Jebule mung payu sewu

- Jamane jaman globalisasi
- Akeh wong wis lali karo Dzat Kang Maha Suci, dhuwit korupsi dianggep rejeki
- Akeh santri sing padha gak gelem ngaji
- Uga akeh kyai sing lali karo santri
- Malah melu² rebutan kursi

- Manungsa kuwi dititah padha
- Nanging yen masalah bandha dijatah beda
- Mula manungsa iku wajibe mung usaha karo ndonga
- Entuk rejeki sepira atine sing nrima
- Gak usah meri karo kanca sak padha²

- Akeh wong stres merga uripe gak beres
- Rina wengi mung mburu ndonya
- Njur lali karo agama

- Aja padha ngresula ndak gelis tuwa
- Wong yen nrima uripe dawa
- Wong sing sabar rejekine jembar
- Wong yen ngalah uripe bakal barokah
- Sapa sing jujur uripe makmur
- Wong sulaya uripe rekasa
- Wong sing sombong amale kobong
- Sapa sing tlaten tembe mburi bakal panen

- Akeh wong ngaku Islam agamane
- Tapi tumindake sak karepe dhewe

- Jamane wis jaman tuwa
- Akeh manungsa wis angel ditata karo tuntunane agama
- Senengane malah padha gawe dosa
- Tumindak dosa saben dina padha ora krasa

- Sithik² ra ketara
- Suwe² dadi cetha
- Kaya wong tumindak dosa dilakoni saben dina
- Dosa lantaran omongan
- Lantaran kuping lan tangan
- Kadang² ora krasa merga pancen wis kulina

- Sing ati² lan waspada
- Menawa sira ngobrol karo kanca
- Ngrasani tangga
- Ngojah alane liya
- Kadang ra rumangsa awake gawe dosa

- Ayo mumpung durung telat
- Enggal² padha tobat
- Timbang ning akhirat sira mbesuk nampa adzab
- Mung dosa sepele kang ora dirasa
- Nanging gedhe akibate marang awake dhewe

- Mumpung isih urip
- Ngibadaha kanti tertib
- Ngelingana yen wis mati
- Ora bakal isa bali

- Mumpung isih waras
- Ibadaha kanti ikhlas
- Ngelingana yen wis lara
- Ora bisa apa²

- Mumpung isih longgar
- Ibadaha kanthi sabar
- Ngelingana yen wis repot
- Ibadah rasane abot

MUGI WONTEN MANFAATIPUN...
(Shared by Cakpen)